Peringatan Tahun Baru Islam 1447 H, Haul ke-29 Al-Marhumin Sesepuh Desa Mergasana, dan Santunan Anak Yatim Piatu & Dhuafa.
Bulan Muharram selalu hadir membawa ruang refleksi mendalam bagi umat Islam. Ia menjadi pengingat untuk merawat ingatan atas perjuangan para pendahulu, memperkuat tali silaturahmi, serta mengasah kepedulian sosial terhadap sesama.
Pada tahun 2025 lalu, masyarakat Desa Mergasana kembali menyatukan niat dan langkah dalam rangkaian agenda keagamaan dan kemasyarakatan: Peringatan Tahun Baru Islam 1447 H, Haul ke-29 Al-Marhumin Sesepuh Desa Mergasana, serta Santunan Anak Yatim Piatu dan Dhuafa.
Rangkaian
Kegiatan
1. Jum'at, 11
Juli 2025 M — Kerja Bakti & Bersih Makam
Rangkaian
kegiatan diawali dengan aksi gotong royong warga membersihkan area pemakaman
desa. Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan, mikul dhuwur mendhem dalam,
serta rasa terima kasih atas jasa dan perjuangan para sesepuh yang telah
mendahului kita.
2. Sabtu, 12
Juli 2025 M — Khotmil Qur'an & Tahlil Akbar
- Siang Hari: Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an
menggema syahdu melalui agenda Khotmil Qur'an 30 Juz, yang dibaca secara
bergantian oleh 5 orang khafidzoh.
- Malam Hari: Suasana khidmat bertambah saat seluruh
warga berkumpul dalam Majelis Tahlil dan Doa Bersama. Doa-doa terbaik
dilangitkan, mengalirkan pahala dan ampunan bagi arwah para al-marhumin
sesepuh Desa Mergasana.
3. Ahad, 13 Juli
2025 M (17 Muharram 1447 H) — Puncak Acara di Komplek Masjid Jami' Al-Ikhlas
Puncak acara dipusatkan di Komplek Masjid Jami' Al-Ikhlas Desa Mergasana. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa sejak pagi saat seluruh jamaah berkumpul.
Acara dibuka
dengan penyampaian sambutan-sambutan:
1. Sambutan
Ketua Penyelenggara oleh Kiai Murtado, yang
menyampaikan laporan kesiapan acara, rasa syukur atas kekompakan warga, serta
apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bersedekah tenaga,
pikiran, maupun harta demi terselenggaranya agenda mulia ini.
2. Sambutan Pemerintah Kecamatan oleh Bapak Camat Kertanegara, yang memberikan apresiasi atas pilar keagamaan dan kebersamaan warga Desa Mergasana. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga tradisi positif ini sebagai sarana memperkuat ukhuwah islamiyah dan sinergi antara masyarakat dengan pemerintah.
Acara dilanjutkan dengan Santunan Anak Yatim Piatu dan Dhuafa. Kebahagiaan dibagikan secara nyata; senyum para penerima santunan menjadi penanda indahnya kepedulian di bulan Muharram.
Sebagai penutup, jamaah disuguhi siraman rohani dan mau'idhoh hasanah yang disampaikan oleh penceramah dari Kalitapen, Purwojati, Kabupaten Banyumas, yaitu Al-Mukarrom KH. Komarudin Sayid. Beliau mengajak seluruh warga untuk senantiasa memetik hikmah momentum Hijriah, meneladani kesederhanaan dan perjuangan para sesepuh desa, serta terus memakmurkan masjid.
"Semoga
setiap bacaan Al-Qur'an, doa yang dilangitkan, dan uluran tangan dalam kegiatan
ini menjadi penolak bala, pemijak keberkahan, serta penguat tali silaturahmi
bagi seluruh warga Desa Mergasana."
















































