Just another free Blogger theme

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI PENGURUS RANTING NU DESA MERGASANA KECAMATAN KERTANEGARA KABUPATEN PURBALINGGA PROVINSI JAWA TENGAH KODE POS 53358 - TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA

Minggu, 09 Agustus 2026


PENGURUS PAPARKAN CAPAIAN LIMA TAHUN
DAN SUSUN AGENDA REGENERASI
 

Kertanegara - Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Desa Mergasana, Kecamatan Kertanegara, menggelar Musyawarah Ranting (Musran) pada Sabtu (08/08/2026) yang bertempat di aula balai desa Mergasana. Kegiatan musran sebagai forum pertanggungjawaban kepengurusan masa khidmah 2021–2026 sekaligus memilih kepengurusan baru untuk periode berikutnya.


Kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan Tahlil Ikhtisor oleh Ust. Darwis Sofani, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Syubbanul Wathan, dilanjutkan sambutan Kepala Desa Mergasana Arif Yoga Pratomo, S.Pd. Agenda utama kemudian berlanjut dengan penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Ketua Tanfidziyah Lutfi Royandi, S.Pd.I.


Sesi evaluasi dan muhasabah oleh peserta musyawarah yang dipandu Tim MWC NU Kertanegara dan penetapan demisioner oleh ketua tanfidziyah MWC NU Kertanegara Suroyo, S.Pd.I, hingga proses pemilihan pengurus baru yang di ketuai oleh Dr. Mulin Nu’man, M.Pd.


MWCNU Kertanegara mulai gelar turba Musran NU 2026, Konsolidasi 12 ranting yang akan digelar sepanjang Agustus dan untuk ranting NU desa Mergasana memasuki putaran musran yang ke 3 setelah musran perdana di ranting NU Krangean.

Dalam laporan yang disampaikan Ketua Tanfidziyah Lutfi Royandi, S.Pd.I kepengurusan selama lima tahun terakhir dinilai berhasil menjalankan berbagai program keagamaan, pendidikan, sosial, kaderisasi hingga pemberdayaan masyarakat. Selama masa kepengurusan 2021–2026, NU Mergasana tercatat menggelar puluhan kegiatan, mulai dari pelantikan pengurus, rapat kerja, pengajian rutin diberbagai tempat ibadah, haul masal al marhumin desa Mergasana sekaligus santunan anak yatim-piatu dan du’afa, bantuan bagi korban banjir pada November 2022, pembanguanan menara masjid jami’ al-ikhlas hingga pembelian tanah guna untuk perluasan tanah makam/ kuburan.


Dibidang kaderisasi, ranting juga aktif mengirim kader GP Ansor mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD), menghidupkan kembali kepengurusan IPNU-IPPNU, mendirikan Fatayat NU, serta mendorong lahirnya berbagai kegiatan pendidikan Aswaja. Selain itu, pengurus turut membantu pembangunan gedung MWCNU Kertanegara, yang alhamdulillah gedung MWC NU Kertanegara sudah bisa dipakai untuk kemaslahatan warga nahdliyin di Kecamatan Kertanegara.

Dibidang dakwah, Ranting NU Mergasana secara rutin menyelenggarakan pengajian rutin setiap malam rabu di Masjid Jami Al Ikhlas yang diisi secara bergantian oleh Kiai. Abdul Khamid dan Kiai. Darwis Sofani, kajian surat yasin di Masjid Nurul Falah RT 11 RW 03 yang diselenggarakan setiap Minggu pagi oleh Kiai. Abdul Khamid, sosialisasi amaliyah Nahdlatul Ulama seperti tahlil, yasinan, aqiqah, talkin mayit, dan shalat anisil qubur.

Dibidang aset keagamaan, berdasarkan data organisasi, NU Mergasana saat ini membina 2 masjid dan 6 mushola yang tersebar di 12 RT. Sebagian besar tempat ibadah tersebut telah memiliki kegiatan rutin seperti TPQ, pengajian kitab, shalawatan, yasinan, istighasah, tadarus Al-Qur'an, hingga majelis taklim yang tersebar di berbagai wilayah desa. Selain itu, terdapat sedikitnya 7 TPQ dan 1 Madin Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Ma’arif NU serta majelis taklim tanwirul qulub asuhan kiai. Darwis Sofani yang rutin melaksanakan kegiatan setiap ba’da jum’at oleh Muslimat NU, Fatayat NU maupun para ustaz setempat.

Laporan keuangan yang dipaparkan bendahara Bpk. Idris Muntaha menunjukkan selama periode kepengurusan terjadi arus kas organisasi yang relatif aktif. Pada laporan Bendahara, total pemasukan sejak 2021 hingga 2026 mencapai Rp. 67.773.500,00 sedangkan pengeluaran sebesar Rp. 66.088.000,00 dengan saldo akhir 1.685.500,00

Dalam sesi evaluasi, peserta musyawarah juga menyusun sejumlah pekerjaan rumah yang harus menjadi prioritas kepengurusan mendatang. Beberapa di antaranya adalah melanjutkan pembangunan gedung MWC NU tahap 2, menuntaskan sertifikasi tanah wakaf, memperkuat kaderisasi IPNU, IPPNU, GP Ansor, Banser, Fatayat, serta menggerakan dan mengoptimalkan kembali Koin NU. 

Selain itu, pengurus baru diharapkan mampu mendorong generasi muda Mergasana melanjutkan pendidikan di lembaga pendidikan Ma'arif NU maupun pondok pesantren NU, menginisiasi berdirinya TPQ, Madrasah Diniyah dan Majelis Taklim baru, serta memperkuat pelayanan dakwah dan pendidikan Ahlussunnah wal Jamaah di tengah Masyarakat desa Mergasana.

Musyawarah kemudian ditutup dengan penetapan berakhirnya masa Khidmah kepengurusan 2021–2026 dan dilanjutkan proses pemilihan kepengurusan baru yang dipimpin Tim MWC NU Kecamatan Kertanegara sebagai bagian dari regenerasi organisasi ditingkat ranting NU desa Mergasana.

Adapun proses pelaksanaan musyawarah ranting NU dilaksanakan dengan mengacu pada tata tertib musyawarah ranting NU desa mergasana yang telah diputuskan melalui forum yang diketuai oleh Dr. Mulin Nu’man, M.Pd selaku pimpinan sidang.
Adapun tahapan-tahapanya Adalah sebagi berikut:

A.Pemilihan rais syuriyah dengan anggota ahlul halli wal’aqdi (AHWA) antara lain:
1.   Kiai. Ibnu Munawar wilayah RT 05 RW 02
2.   Kiai. Amin Muchibudin RT 03 RW 01
3.   Kiai. Darwis Sofani RT 08 RW 02
4.   Kiai. Murtado RT 10 RW 03
5.   Kiai. Sururi RT 11 RW 03

Setelah dilaksanakan musyawarah (AHWA) sepakat memilih kiai. Darwis Sofani sebagai rais syuriyah ranting NU desa Mergasana masa khitmah 2026-2031.


B. Pemilihan ketua tanfidziyah
Pada pemilihan ketua tanfidziyah ranting NU desa Mergasana periode 2026-2031 ada 4 calaon ketua yaitu:
1.   Lutfi Royandi  
2.   Ibnu Munawar
3.   H. Sebani Sutrisno
4.   Choerun, S.Pd.I

Setelah dilaksanakan pemilihan terpilih ketua ranting NU desa Mergasana masa khitmah 2026-2031 yaitu Bpk. Lutfi Royandi, S.Pd.I sebagai ketua tanfidziyah ranting NU desa Mergasana kecamatan Kertanegara, dengan memperoleh 47 suara, Bpk. Ibnu Munawar memperoleh 2 suara, Bpk. H. Sebani Sutrisno memperoleh 1 suara, dan Bpk. Choerun, S.Pd.I memperoleh 1 suara, dan 1 suara dinyatakan tidak sah.
 
A. Penetapan Tim Formatur
Tim formatur diberi tugas untuk melengkapi kepengurusan ranting NU desa Mergasana masa Khidmah 2026-2031 adapun yang masuk sebagai tim formatur diantaranya:
1.   Kiai. Darwis Sofani ( rais syuriah terpilih)
2.   Lutfi Royandi (ketua tanfidziyah terpilih)
3.   Kiai. Ibnu Munawar (anggota terpilih)
4.   H. Sebani Sutrisno (anggota terpilih)
5.   Hadi Sumarno (anggota terpilih) dan
6.   Kiai. Sururi (anggota terpilih)

Tim formatur diberi waktu 1 minggu untuk melengkapi kepengurusan baru ranting NU desa Mergasana masa khitmah 2026-2031.
 
Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh kiai. Darwis Sofani, sebagai Rois Syuriyah terpilih. Doa tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian Musran, sekaligus pembuka langkah baru bagi kepengurusan NU Ranting Mergasana dalam periode lima tahun mendatang. “Semangat Berjuang Untuk Menjaga Aswaja dan Membangun Umat”